Sendirian saja, orang tidak akan bisa menempuh jalan dalamperjalanan batinnya. Kau tidak usah mencoba menempuhnyasendirian, sebab harus ada pembimbingmu. Yang kita sebutraja adalah pembimbing, dan anak miskin itu Si Pencari.Sendirian saja, orang tidak akan bisa menempuh jalan dalamperjalanan batinnya. Kau tidak usah mencoba menempuhnyasendirian, sebab harus ada pembimbingmu. Yang kita sebutraja adalah pembimbing, dan anak miskin itu Si Pencari.Yunus, putra Adam, pada suatu saat memutuskan untuk tidaksekedar menyerahkan hidupnya pada nasib, tetapi mencari caradan alasan penyediaan kebutuhan manusia. "Aku manusia," katanya kepada dirinya sendiri. "Sebagaimanusia aku mendapat sebagian dari kebutuhan dunia, setiaphari. Bagian itu aku dapat karena usahaku sendiri, didukungoleh usaha orang lain juga. Ada seorang kaya dan murah hati yang tinggal di Bokhara.
Karena ia memiliki pangkat tinggi dalam hirarki yang takkelihatan, ia dikenal sebagai Pemimpin Dunia. Ia membuatsatu syarat bagi hadiah yang dibagikannya. Setiap haridiberikannya emas kepada segolongan masyarakat --yang sakit,yang janda, dan selanjutnya. Namun tak diberikannya apapunkepada yang membuka mulut.Seorang Sultan Mesir konon mengumpulkan orang orangterpelajar, dan-seperti biasanya--timbullah pertengkaran.Pokok masalahnya adalah Mikraj Nabi Muhammad. Dikatakan,pada kesempatan tersebut Nabi diambil dari tempat tidurnya,dibawa ke langit. Selama waktu itu ia menyaksikan sorganeraka, berbicara dengan Tuhan sembilan puluh ribu kali,mengalami pelbagai kejadian lain--dan dikembalikan kekamarnya sementara tempat tidurnya masih hangat. Kendi airyang terguling karena tersentuh Nabi waktu berangkat, airnyamasih belum habis ketika Nabi turun kembali.Seorang tolol merupakan panggilan bagi orang biasa, yangsenantiasa salah menafsirkan apa yang terjadi atasnya, apayang dikerjakannya, atau apa yang dilakukan orang lain. Iamelakukan semuanya itu begitu meyakinkan sehingga bagidirinya dan orang-orang semacamnya segi kehidupan danpemikiran yang luas tampak masuk akal dan benar.Nuri Bey adalah seorang Albania yang suka tepekur dandisegani, yang beristrikan wanita jauh lebih muda daridirinya. Suatu malam, ketika ia pulang lebih awal dan biasanyaseorang pelayan yang setia menghadapnya dan berkata, "Istri Tuan berkelakuan mencurigakan.
Konon, ada sebuah kota yang terdiri dari dua jalan yangsejajar. Seorang darwis berjalan lewat salah satu jalan itu,dan ketika ia mencapai jalan yang satu lagi, orang-orangmelihat matanya berlinang air mata. "Ada yang meninggal dijalan sebelah itu!" teriak seseorang. Anak-anak yang disekitar itupun segera mendengar teriakan tersebut. Yang sebenarnya terjadi adalah bahwa darwis itu telahmengupas bawang.
Seorang pengais sampah, yang sedang berjalan-jalan di tempatorang berjualan wangi-wangian, tiba-tiba terjatuhseakan-akan mati. Orang-orang berusaha menghidupkannyakembali dengan bau-bauan wangi, namun keadaannya malahsemakin parah. Akhirnya seorang bekas pengorek sampah datang; ia mengetahuikeadaan itu. Ia mendekatkan sesuatu yang berbau busuk dihidung orang itu, yang segera saja segar kembali, teriaknya,"Nah, ini dia wangi-wangian!"
Imam Al-Ghazali mengisahkan suatu cerita dalam kehidupan Isabin Maryam. Pada suatu hari Isa melihat orang-orang duduk bersedih disebuah tembok, dipinggir jalan. Tanyanya, "Apa gerangan yang merundungmu semua?" Jawab mereka, "Kami menjadi seperti ini lantaran ketakutankami menghadapi neraka."
Seorang darwis yang suka berpegang pada kaidah, yang berasaldari mazhab sangat saleh, pada suatu hari berjalan menyusurtepi sungai. Ia memusatkan perhatian pada pelbagai masalahmoral dan ajaran, sebab itulah yang menjadi pokok perhatianpengajaran Sufi dalam mazhabnya. Ia menyamakan agamaperasaan dengan pencarian Kebenaran mutlak. Tiba-tiba renungannya terganggu oleh teriakan keras:seseorang terdengar mengulang-ngulang suatu ungkapan darwis."Tak ada gunanya itu," katanya kepada diri sendiri, "sebaborang itu telah salah mengucapkannya.
Konon, ada seorang raja darwis yang berangkat mengadakanperjalanan melalui laut. Ketika penumpang-penumpang lainmemasuki perahu satu demi satu, mereka melihatnya dansebagai lazimnya --merekapun meminta nasehat kepadanya. Apa yang dilakukan semua darwis tentu sama saja, yakni memberitahu orang-orang itu hal yang itu-itu juga: darwis itutampaknya mengulangi saja salah satu rumusan yang menjadiperhatian darwis sepanjang masa.
Tiga orang musafir menjadi sahabat dalam suatu perjalananyang jauh dan melelahkan; mereka bergembira dan berdukabersama, mengumpulkan kekuatan dan tenaga bersama. Setelah berhari-hari lamanya mereka menyadari bahwa yangmereka miliki tinggal sepotong roti dan seteguk air dikendi. Mereka pun bertengkar tentang siapa yang berhakmemakan dan meminum bekal tersebut. Karena tidak berhasilmencapai persesuaian pendapat, akhirnya mereka memutuskanuntuk membagi saja makanan dan minuman itu menjadi tiga.Namun, tetap saja mereka tidak sepakat.
Pada zaman dahulu ada seorang yang merenungkan carabekerjanya Alam, dan karena ketekunan dan percobaan-percobaannya, akhirnya ia menemukan bagaimana api diciptakan. Orang itu bernama Nur. Ia memutuskan untuk berkelana darisatu negeri ke lain negeri, menunjukkan kepada rakyat banyaktentang penemuannya.
Pada suatu hari, Sultan Mahmud yang Agung berada dijalan diGhazna, ibu kota negerinya. Dilihatnya seorang kulimengangkut beban berat, yakni sebungkah batu yang didukungdi punggungnya. Karena rasa kasihan terhadap kuli itu,Mahmud tidak bisa menahan perasaannya, katanya memerintah: "Jatuhkan batu itu, kuli."
Diceritakan oleh Sang Guru Jalaludin Rumi dan yanglain-lain, pada suatu hari Isa, putra Mariam, berjalan-jalandi padang pasir dekat Baitulmukadis bersama-sama sekelompokorang yang masih suka mementingkan diri sendiri. Mereka meminta dengan sangat agar Isa memberitahukan kepadamereka Kata Rahasia yang telah dipergunakannya untukmenghidupkan orang mati. Isa berkata, "Kalau kukatakan itupadamu, kau pasti menyalahgunakannya."
Pada zaman dahulu, Kidir, Guru Musa, memberi peringatankepada manusia. Pada hari tertentu, katanya, semua airdidunia yang tidak disimpan secara khusus akan lenyap.Sebagai gantinya akan ada air baru, yang mengubah manusiamenjadi gila. Hanya seorang yang menangkap makna peringatan itu. Iamengumpulkan air dan menyimpannya di tempat yang aman.Ditunggunya saat yang di sebut-sebut itu.
Pada suatu malam seorang penguasa tiran Turkestan sedangmendengarkan kisah-kisah yang disampaikan oleh seorangdarwis, ketika ia tiba-tiba bertanya tentang Kidir. "Kidir," kata darwis itu, "datang kalau diperlukan.Tangkaplah, jubahkan kalau ia muncul, dan segala pengetahuanmenjadi milik Paduka," "Apakah itu bisa terjadi atas siapapun?" "Siapa pun bisa," kata darwis itu.